Saya datang dengan kepala penuh dan hati yang berat. Pikiran kusut oleh urusan pekerjaan dan berbagai kekhawatiran. Namun, begitu melangkahkan kaki ke kompleks Gua Maria Kerep yang asri dan sejuk, ketegangan itu mulai mencair.
Di hadapan Bunda Maria, saya menumpahkan semua kekalutan dalam doa hening. Seolah-olah semua simpul kusut di kepala terurai satu per satu. Beban terasa terangkat, dan pikiran yang tadinya sumpek kini menjadi jernih dan luas. Bukan solusi instan yang saya dapat, melainkan ruang baru di kepala untuk berpikir lebih tenang.
Pulang dari sini bukan hanya membawa oleh-oleh, tapi membawa kepala yang enteng dan hati yang siap melangkah lagi. Benar-benar membuat pikiran jadi plong

